INFO SKANSA

Wujudkan Generasi Berani dan Terlindungi, SMK Negeri 1 Sungailiat Ikuti Talkshow Pencegahan Pelecehan Seksual

Sungailiat, 21 Agustus 2025 – SMK Negeri 1 Sungailiat ikut serta dalam talkshow yang diselenggarakan Bhayangkari Pengurus Daerah Kepulauan Bangka Belitung. Acara ini digelar di Gedung Tribrata Polda Kep. Bangka Belitung pada Kamis, 21 Agustus 2025, dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-73.

Mengusung tema “Jaga Keluarga Menjadi Korban dan Pelaku Pelecehan Seksual”, kegiatan ini diikuti oleh berbagai sekolah, termasuk 5 perwakilan dari SMK Negeri 1 Sungailiat yaitu: Aprillia XII DKV 1, Viola Nazwa XII DKV 1, Verlinna XII MP 2, Resty Pratiwi XI DKV 2, dan Thalita Gladies Mamesah XI DKV 2 yang didampingi oleh Ibu Nina Erlina, M.Pd. selaku Kepala SMK Negeri 1 Sungailiat.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan edukasi dan kesadaran di kalangan remaja mengenai pencegahan kekerasan seksual. Selain itu, acara ini juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa kepedulian yang lebih besar pada orang tua dan guru dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung para anaknya. Sehingga dorongan dari mereka sangat berperan aktif dalam melindungi anak-anak dari risiko menjadi korban atau bahkan pelaku pelecehan seksual. Dengan demikian, diharapkan tercipta sinergi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan dalam upaya preventif.

Dalam kegiatan tersebut hadir tiga narasumber utama yaitu seorang psikolog anak, Ibu Tiara Erlita M. PSI), guru Bimbingan Konseling, Ibu Windy Garini , serta perwakilan dari kepolisian yang menangani kasus pelecehan seksual anak Bapak Iptu Windu S.H. Para narasumber menyampaikan materi dari sudut pandang yang berbeda, namun tetap menekankan pentingnya komunikasi terbuka, pendidikan seksual yang sehat, dan penegakan hukum yang tegas. Psikolog anak menekankan bahwa keluarga memiliki peran besar dalam mencegah terjadinya pelecehan dengan cara membangun kedekatan emosional bersama anak. Sementara itu, guru BK menyoroti peran sekolah sebagai ruang aman bagi siswa untuk belajar sekaligus berani melapor jika terjadi kasus pelecehan. Dari sisi hukum, pihak kepolisian mengingatkan bahwa laporan masyarakat sangat dibutuhkan agar kasus tidak berhenti di ranah pribadi keluarga semata.

Acara ini berlangsung interaktif dengan adanya sesi tanya jawab. Perwakilan siswa maupun orang tua berkesempatan menyampaikan pertanyaan kritis yang kemudian ditanggapi langsung oleh para narasumber dan membuat suasana diskusi semakin hidup sekaligus membuka wawasan peserta mengenai betapa seriusnya ancaman pelecehan seksual jika tidak dicegah sejak dini. Selain itu, talkshow ini juga menghadirkan contoh nyata kasus yang pernah terjadi sehingga peserta lebih mudah memahami langkah pencegahan yang harus dilakukan. Para narasumber menegaskan bahwa literasi seksual anak tidak boleh dianggap tabu, melainkan bagian penting dalam mendidik generasi yang berani dan terlindungi.

Bagi seluruh warga SMK Negeri 1 Sungailiat, mari kita tingkatkan kepedulian. Talkshow ini menekankan bahwa keluarga dan sekolah memiliki peran besar dalam menciptakan lingkungan yang aman. Mari kita bekerja sama untuk membangun budaya sekolah yang saling menghargai dan melindungi. Dengan sinergi yang kuat antara siswa, guru, dan staf, kita mampu menjadikan SMK Negeri 1 Sungailiat tempat yang  aman dan mendukung bagi semua. Mari kita wujudkan sekolah sebagai ruang dimana setiap orang merasa terlindungi dan berani untuk bersuara.

Penulis: April, Viola, Verlinna, Resty, dan Thalita

Penyunting: Yasmine Dhea Ananda

 

 

Facebook
Email
WhatsApp

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *